Bimas Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur

Selamat Datang di Website Bimas Katolik Provinsi Jawa Timur
Surabaya-Sidoarjo-Mojokerto  Pelayanan Publik di Kantor Bimas Katolik Jawa Timur
Editor: ichaigon Update: 29-09-2010

Pertanyaan : Apa visi misi Bapak sebagai seorang Pembimas Katolik berkaitan dengan Tupoksi di Bimas Katolik Jawa Timur ?

Jawaban      : Sebagai Pembimbing Masyarakat Katolik di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur hal yang paling mendasar yang ingin saya tekankan adalah :

a.       Secara umum :

·       Bahwa Negara Indonesia itu berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, bukan negara sekular atau Teokrasi.

·       Sebagai bagian dari keluarga besar Departemen Agama, maka tugas utama saya adalah menyelenggarakan sebagaian dari tugas pemerintah dalam pembangunan di bidang agama, dalam bentuk bimbingan, pembinaan dan pelayanan kepada semua umat Katolik, baik pelayanan kepada Gereja Katolik sebagai lembaga, maupun kepada kelompok-kelompok yuang ada di dalamnya, baik secara teritorial maupun kategorial.

·       Bahwa agama memiliki kedudukan yang penting dan terhormat, oleh karena itu agama dapat menjadi motivasi untuk peningkatan moralitas bangsa, peningkatan usaha menanggulangi dampak negatif pembangunan dan pengembangan pemikiran ilmiah dalam memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran agamanya.

·       MENGAJAK INSAN DAN LEMBAGA PENDIDIKAN KATOLIK UNTUK MENINGKATKANAN KUALITAS PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN KATOLIK.

·       MENGAJAK SELURUH UMAT KATOLIK DI JAWA TIMUR UNTUK MENGEMBANGKAN KEHIDUPAN BERAGAMA YANG SEMAKIN BERKUALITAS.

 

b.      Kepada Lembaga Gereja Katolik sebagai mitra kerja :

1)  MENGAJAK LEMBAGA-LEMBAGA KEAGAMAAN KATOLIK UNTUK MENINGKATKANAN KUALITAS PELAYANAN IBADAH DAN PEMBERDAYAAN LEMBAGA-LEMBAGA KEAGAMAAN DALAM PROSES PEMBANGUNAN.

2)  MENINGKATKAN PERAN DAN FUNGSI LEMBAGA-LEMBAGA KEAGAMAAN DALAM IKUT SERTA MENGATASI DAMPAK PERUBAHAN YANG TERJADI DALAM SEMUA ASPEK KEHIDUPAN UNTUK MEMPERKOKOH JATI DIRI DAN KEPRIBADIAN BANGSA SERTA MEMPERKUAT KERUKUNAN HIDUP BERMASYARAKAT, BERBANGSA, DAN BERNEGARA.

3)   MENGAJAK MASYARAKAT KATOLIK UNTUK MENCIPTAKAN SUASANA KERUKUNAN HIDUP YANG HARMONIS BAIK INTERN MAUPUN ANTAR UMAT BERAGAMA ATAS DASAR RASA SALING MENGHORMATI KEANEKARAGAMAN KEYAKINAN KEAGAMAAN.

Saya tidak masuk untuk mencampuri masalah kaidah dan kehidupan intern agama, tetapi ikut aktif terlibat memperhatikan kehidupan ekstern mereka. Contohnya bagaimana keterlibatan Gereja Katolik sebagai lembaga berhubungan dengan Pemerintah dan dengan agama-agama lain dalam wadah Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama.

 

c.       Kepada para Guru dan Penyuluh Agama Katolik yang secara langsung maupun tidak langsung menjadi kepanjangan tangan saya di daerah-daerah dimana mereka bertugas, yang saya lakukan adalah :

1)  MENGAJAK INSAN DAN LEMBAGA PENDIDIKAN KATOLIK UNTUK MENINGKATKANAN KUALITAS PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN KATOLIK.

2)   Menjalin komunikasi agar apa yang menjadi program Bimas Katolik sampai pada mereka dan diteruskan pada warga/umat binaannya.

3)  Mengadakan pembinaan kepada kelompok-kelompok Guru Agama Katolik yang tergabung dalam MGMP di tingkat Kabupaten/Kota, dengan tujuan untuk:

-      Memberikan motivasi dan penyegaran untuk mereka dalam menjalankan tugasnya.

-      Menyampaikan program pemerintah berkaitan dengan dunia pendidikan.

-     Memantapkan fungsi mereka sebagai tokoh-tokoh Gereja yang hidup di tengah masyarakat luas.

Pertanyaan :  Tentu Visi adalah sebuah impian, bagaimana bentuk implementasi dari Visi dan Misi tersebut?

Jawaban     :  Sebagai bentuk pelaksanaan dari Visi dan misi saya selaku pembimas katolik, maka selalu ada proram sebagai bentuk implementasinya. Program yang telah dilakukan pada tahun-tahun yang telah lalu antara lain :

a.  PROGRAM PEMBINAAN ANAK USIA DINI dengan mengadakan Pembinaan Para Pembina Sekolah Minggu

b.    PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR, dengan melaksanakan :

1)   Orientasi Guru Agama Katolik Tingkat Sekolah Dasar

2)   Orientasi Guru Agama Katolik Tingkat SMP

c.    PROGRAM PENDIDIKAN MENENGAH, dengan mengadakan :

1)   Pembinaan Guru Agama Katolik Tingkat SLTA

2)   Orientasi managemen Kepala Sekolah dan Guru Agama    Katolik tingkat SLTA

d.      PROGRAM PENDIDIKAN TINGGI, dengan melakukan pembinaan untuk para Mahasiswa Katolik.

e.      PROGRAM PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN, kegiatannya adalah dengan mengadakan :

1)   Pembinaan Penyuluh Agama Katolik

2)   Pembinaan Pemuka Agama Katolik

3)   Pembinaan WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia)

 

Adapun untuk keberhasilan program-program tersebut saya menggunakan strategi, antara lain :

a.      POLA KEMITRAAN

b.      PELAYANAN PRIMA

c.      ORIENTASI PADA MUTU

Rencananya program-program ini akan selalu kami adakan setiap tahun dengan harapan akan semakin terbina kehidupan umat beragama Katolik di Jawa Timur.

 

Pertanyaan : Apa masalah dan kendala yang mungkin ditemui berkaitan dengan pelaksanaan program kegiatan tersebut ?

Jawaban    : Tentu dalam melaksanakan tugas dan program tersebut selalu ditemui kendala dan permasalahan, secara umum permasalahan yang dihadapi antara lain :

a.       KONDISI DAN KEBUTUHAN UMAT.

1)     Kebutuhan akan tersedianya tenaga Pastoral untuk pengembangan komunitas basis.

2)      Masih rendahnya mutu pendidikan.

3)     Paham Gereja Katolik tentang hubungan antara negara/pemerintah dengan agama.

b.      KONDISI MASYARAKAT INDONESIA

1)      Terjadinya pergeseran nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

2)      Formalisme Agama

3)      Implementasi hukum agama

4)      Inkonsistensi pelaksanaan nilai Pancasila

5)      Menipisnya kepekaan hati nurani

c.       GLOBALISASI

Dunia tanpa batas yang penuh dengan persaingan membutuhkan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai komponen bangsa.

Pertanyaan :   Apa Goal oriented atau tujuan akhir yang ingin dicapai dalam pelayanan Bapak kepada publik?

Jawaban     :  Hasil akhir yang saya harapkan dari semua pelayanan publik sebagai Pembimbing Masyarakat Katolik di JawaTimur adalah :

a.   SEMAKIN MANTAPNYA FUNGSI, PERAN, DAN KEDUDUKAN AGAMA SEBAGAI LANDASAN MORAL, SPIRITUAL, DAN ETIKA DALAM MENYELENGGARAKAN NEGARA SERTA MENGUPAYAKAN AGAR SEGALA PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TIDAK BERTENTANGAN DENGAN MORAL AGAMA-AGAMA.

b.  MENINGKATNYA KUALITAS PENDIDIKAN AGAMA MELALUI PENYEMPURNAAN SISTEM PENDIDIKAN AGAMA SEHINGGA LEBIH TERPADU DAN INTEGRAL DENGAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN DIDUKUNG OLEH SARANA DAN PRASARANA YANG MEMADAI.

c.   UMAT BERAGAMA SEMAKIN MUDAH DALAM MENJALANKAN IBADAHNYA, DENGAN MEMBERIKAN KESEMPATAN YANG LUAS KEPADA MASYARAKAT UNTUK BERPARTISIPASI DALAM PENYELENGGARAANNYA.

d.  MENINGKATNYA PERAN DAN FUNGSI LEMBAGA-LEMBAGA KEAGAMAAN DALAM IKUT SERTA MENGATASI DAMPAK PERUBAHAN YANG TERJADI DALAM SEMUA ASPEK KEHIDUPAN UNTUK MEMPERKOKOH JATI DIRI DAN KEPRIBADIAN BANGSA SERTA MEMPERKUAT KERUKUNAN HIDUP BERMASYARAKAT, BERBANGSA, DAN BERNEGARA.

e.  MASYARAKAT KATOLIK MAMPU UNTUK MENCIPTAKAN SUASANA KERUKUNAN HIDUP YANG HARMONIS BAIK INTERN MAUPUN ANTAR UMAT BERAGAMA ATAS DASAR RASA SALING MENGHORMATI KEANEKARAGAMAN KEYAKINAN KEAGAMAAN

f.   LEMBAGA-LEMBAGA KEAGAMAAN KATOLIK SEMAKIN MENINGKAT KUALITAS PELAYANAN IBADAH DAN PEMBERDAYAAN LEMBAGA-LEMBAGA KEAGAMAAN DALAM PROSES PEMBANGUNAN BANGSA DALAM BIDANG AGAMA.

 

  
  
Kabar Daerah
 
Cari Berita

Agenda Kegiatan

-----------------------------

Pertemuan Pembinaan Guru Agama Katolik Sekolah Dasar
28-4-2017

Tulisan Populer

Work Shop Penyusunan Silabus dan RPP Berkarakter PAK SD 
Read: 65.869

MATERI MINGGU GEMBIRA MASA BIASA 
Read: 49.215

ADAKAH KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN ? 
Read: 45.286

Makna Ibadah dalam perspektif agama katolik 
Read: 42.449

CERITA REFLEKSIF 
Read: 40.797

Arsip



Copyright (C) 2010-2017  
  Email: admin@bimaskatolikjatim.com
Jl. Raya Juanda II Surabaya

Tampilan terbaik gunakan mozilla firefox terbaru